Program Pertukaran Pelajar Sabang Merauke 2018 Mulai Dibuka

0
153

JAKARTA, beritapalu | Program SabangMerauke (Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali) adalah program pertukaran pelajar antardaerah di Indonesia yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan.

(Foto: SabangMerauke)

SabangMerauke akan mengajak anak-anak terpilih dari berbagai penjuru nusantara untuk merantau selama tiga minggu di Jakarta serta beraktivitas dengan kakak dan famili yang berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. Diharapkan, para peserta dapat meresapi nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan sehingga mampu mengamalkannya dengan menjadi duta perdamaian sekembalinya ke daerah asal masing-masing.

Peserta program terdiri dari Adik SabangMerauke (ASM), Kakak SabangMerauke (KSM), dan Famili SabangMerauke (FSM). Kurikulum program disusun untuk memperkaya pandangan dan pengalaman para ASM, KSM, dan FSM terkait keberagaman yang ada di Indonesia. Tujuannya, tak lain adalah untuk menanamkan rasa toleransi pada sesama tanpa memandang latar belakang agama, budaya, kelas sosial, ataupun sekat-sekat perbedaan lainnya. SabangMerauke percaya, bahwa toleransi tidak bisa hanya diajarkan, toleransi harus dialami dan dirasakan.

Di tahun keenam ini, program SabangMerauke akan berlangsung pada 2 – 22 Juli 2018mendatang. SabangMerauke mengundang publik untuk ambil bagian dalam programdengan menjadi ASM, KSM, dan FSM.

Kriteria ASM adalah para siswa/i SMP kelas VII atau VIII yang berasal dari berbagai daerah Indonesia (di luar Jabodetabek). KSM ialah mahasiswa/i aktif minimal semester 2 yang tinggal di daerah Jabodetabek. Sementara FSM merupakan keluarga yang tinggal di daerah Jabodetabek yang akan berperan menjadi keluarga asuh dan bersedia menerima keberadaan Adik SabangMerauke selama program berlangsung.

Program yang dimulai tahun 2013 ini bertujuan untuk membuka cakrawala anak-anak Indonesia dalam memahami pentingnya toleransi antar suku ataupun antar agama bagi masa depan bangsa. ”Seringkali intoleransi muncul bukan karena rasa benci, tapi keengganan untuk saling mengenal lebih baik. Kami ingin mengajak anak-anak ini untuk mengenal keberagaman, merasakan sendiri rasanya hidup dengan yang berbeda dari dirinya. Sehingga harapannya, akan tumbuh rasa toleransi dan saling hormat menghormati. Apapun latar belakang agama dan sukunya,” jelas Managing Director SabangMerauke Reynold Hamdani.

Diharapkan, selepas kegiatan ini berakhir para ASM akan pulang ke daerah asalnya danmenjadi duta toleransi di Indonesia. Kegiatan ini juga diharapkan dapat berdampak besarterhadap KSM dan FSM dalam memaknai toleransi dan perbedaan. “Ternyata pentingsekali untuk memahami ajaran-ajaran agama yang berbeda dari ajaran agama yang kitayakini. Karena dengan memahami, kita bisa saling menghargai dan menghormatikeberagaman, dengan begitu maka akan tercipta persatuan,” ungkap Ken Cinta AnRusdewo, ASM 2017 beragama Katolik, asal Solo. Hal ini Ken ungkapkan pascakunjungannya ke Masjid Istiqlal selama mengikuti program SabangMerauke, yangmerupakan pengalaman pertamanya mengunjungi masjid.

Hal serupa juga diungkapkan oleh salah satu Perumus SabangMerauke Ayu Kartika Dewi, ia berharap SabangMerauke mampu berkontribusi pada perdamaian bangsa, seperti yang dicita-citakan pada saat pendiriannya. ”SabangMerauke dibentuk atas upaya ikut serta membantu mewujudkan Indonesia yang lebih damai. Karena kami percaya, toleransi tidak bisa hanya diajarkan, toleransi harus dialami dan dirasakan,” ujar Ayu.

Selama tiga minggu kegiatan, ASM dan KSM bersemangat dalam mengikuti tiap sesi, halitu terlihat dari antusiasme mereka, baik dengan teman-temannya, relawan, juga paranarasumber. Selama lima tahun, jumlah pendaftar SabangMerauke secara keseluruhanmencapai 1.125 orang. Adik- adik yang mendaftar sebagai ASM berjumlah 853 orang,pendaftar KSM berjumlah 235 orang, dan pendaftar FSM sejumlah 37 keluarga.

Pada tahun 2017, salah satu kisah SabangMerauke terpilih sebagai Good Story of The Year mewakili Indonesia yang diselenggarakan oleh Our Better World dari Singapore International Foundation (SIF). Di masa depan, SabangMerauke berharap ingin terus menyebarkan lebih banyak cerita-cerita indah tentang keberagama dan toleransi di Indonesia. Mari bersama terus #merawattoleransi di Indonesia. (afd/*)

Pendaftaran dapat dilakukan melalui link berikut:

  • Adik SabangMerauke dapat dilihat di: bit.ly/daftarasm2018
  • Kakak SabangMerauke dapat dilihat di: bit.ly/daftarksm2018
  • Famili SabangMerauke dapat dilihat di: bit.ly/daftarfsm2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.