Polres Parigi Moutong Selidiki Aksi Pencurian Kera Hitam di Kebun Kopi

0
128
Sekelompok Kera Hitam Sulawesi (Macaca Tonkeana) bermain di pinggir jalan Jalur Kebun Kopi Trans Sulawesi, Donggala, Sulawesi Tengah, Senin (6/3/2017). Kelompok kera yang termasuk hewan endemik Sulawesi dan dilindungi itu semakin sering menampakkan diri karena diduga habitatnya di hutan mengalami kerusakan. Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki

PARIGI MOUTONG, beritapalu | Sebuah video yang diunggah netizen di facebook menjadi viral. Video itu memperlihatkan aksi pencurian kera hitam (Macaca Tonkeana) yang hidup bebas di hutan jalur Trans Sualwesi tersebut, Minggu (21/1/2018).

Dalam video yang berdurasi sekitar 1 menit 29 detik itu mempertontonkan sejumlah oknum yang menggunakan kendaraan roda empat yang sudah dilengkapi dengan kotak besi berjeruji mirip kandang hewan sedang mengumpan kera masuk ke kotak tersebut.

Begitu kera tersebut masuk kedalam kotak besi untuk mengambil makanan yang diumpankan, serta merta oknum pencuri tersebut menutup pintunya dan langsung membawa lari kera yang terperangkap.

Capture video pencurian kera hitam di jalur kebun kopi yang diunggah di facebook. (Foto: capture from facebook group IKPS)

Sayangnya dalam video yang direkam di atas motor tersebut tidak jelas nomor polisi kendaraan yang digunakan oleh pelaku pencurian. Yang pasti, kera yang masuk dalam kerangkeng terlihat meronta-ronta dan berusaha keluar. Bberapa ekor kera lainnya yang tidak masuk sempat panik dan terkesan berusaha melawan.

Kapolres Parigi Moutong AKBP Sirajuddin Ramli dalam keterangannya membenarkan adanya aksi pencurian hewan dilindungi tersebut. Ia menyebutkan, aksi itu kini dalam penyelidikan pihaknya. Ia mengaku sedangmelakukan koordinasi dengan beberapa pihak termasuk Balai Konservasi Suber Daya Aam (BKSDA) Sualwesi Tengah di Palu.

Sementara itu, sejumlah netizen sangat menyayangkan adanya aksi yang tidak bertanggungajwab tersebut. Bahkan beberapa netizen geram melihat perilaku pencuri seperti itu dan berhrap dapat segera ditangkap oleh aparat.

“Kasihan monyet-monyet itu, semoga pelakunya dapat segera tertangkap dan diberi pelajaran,” komentar salah seorang netizen di grup Facebook Info Kota Palu Sulteng (IKPS).

“Jangan biarkan satwa kita punah oleh orang-orang tang tidak bertanggungjawab, Bagi petugas, tolong petugas bertindak cepat untuk mengatasi semuan ini,” harap seorang netizen lainnya pada video yang sudah dibagikan hingga 1.605 kali itu. (afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here