Mengaku Ahli Waris, Akademi Perawat Donggala Disegel

0
104
Ahli waris menyegel Akper Donggala di Kawatuna dengan memalang gerbang, Rabu (10/1/2018)

PALU, beritapalu.NET | Akademi Keperawatan (Akper) Donggala yangterletak di Kelurahan Kawatuna Palu disegel warga yang mengaku sebagai ahli waris tanah tempat berdirinya bangunan perguruan tinggi tersebut, Rabu (10/1/2018). Akibatnya, proses belajar mengajar berhenti total dan mahasiswa terpaksa harus kembali pulang.

Aksi penyegelan yang dilakukan keluarga ahli waris itu menutup pintu gerbang menggunakan bambu lalu digembok.

Ahli waris yang menyebut dari kelaurga Latadundu Cs Daniroya menyayangkan pengelola Akper Donggala yang tidak kunjung memperlihatkan surat kepemilikan Hibah pada ahli waris tanah, tempat dibangunnya sekolah keperawatan tersebut.

Juru bicara keluarga ahli waris, Alfian Hasan Labarusa mengeaskan, pihaknya menuntut kepada pihak Akper agar mau menunjukan bukti Surat Hibah dan memberikan ganti rugi lahan pada keluarga ahli waris tanah tersebut, karena menurutnya sertiikat lahan tersebut sudah terbit pada oktober 2017 tanpa seegetahuan ahli waris.

Meski sudah dilakukan mediasi di kantor lurah, namun negosiasi masih terus dilakukan antara Pemda Donggala dan pengelola Akper dan ahli waris.

Akademi Keperawatan Kawatuna sendiri awalnya merupakan milik pemerintah Kabupaten Donggala. Rencananya aset dan pengelolaannya akan dihibahkan kepada Universitas Tadulako  Palu pada Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) dengan program studi keperawatan jenjang Diploma Tiga.

Namun belum diterimanya surat resmi dari pihak Akper Donggala  ke keluarga ahli waris, sekolah itu pun terpaksa ditutup oleh warga menunggu mediasi dengan pihak pemerintah setempat dan pihak Akper Donggala. (wan/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here