Warga Desa Palamaki-Kulawi Minta Dibangunkan SD

0
78

SIGI, beritapalu.NET | Warga Desa Palamaki Kecamatan Kulawi Selatan Kabupaten Sigi meminta kepada Pemerintah Daerah untuk dibangunkan Sekolah Dasar (SD) di desa mereka, karena sejak desanya berdiri tidak ada sama sekali SD.

“SD ini sangat kami butuhkan ada di desa kami, mengingat jumlah anak usia sekolah makin bertambah jumlahnya. Sejak Desa Palamaki mekar dari Desa Lawua 10 tahun lalu, kami sudah mengusulkan  ke Pemda terkait pembangunan SD ini,” ujar Nansen, salah seorang pemuda desa Palamaki.

Ia menambahkan, kalua sudah ada SD, anak-anak tidak jauh lagi bersekolah. Sehingga orang tua dapat terbantukan dan anak-anak tidak lagi harus menempuh jarak 2-3 kilometer ke sekolah ke desa tetangga.

Aspirasi ini disampaikan dalam forum pertemuan Reses yang dilaksanakan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Muh.Masykur di kantor Desa Palamaki, Sabtu  (9/12/2017).

Reses Muh. Masykur kali ini juga didampingi Yusuf Edison, Anggota Fraksi Partai NasDem DPRD Kab. Sigi. Turut hadir aparat desa, Badan Permusyawaratan Desa  (BPD), tokoh masyarakat dan kelompok pemuda dan perempuan dari Desa Palamaki dan sekitarnya.

Terkait dengan aspirasi dari seluruh warga desa Palamaki ini, Masykur menjelaskan bahwa hal ini menjadi tanggung jawab bersama, terutama pemerintah daerah.

“Pendidikan merupakan hak seluruh warga negara. Ini tidak bisa ditawar lagi, apalagi yang namanya pendidikan dasar. Konstitusi kita, UUD Negara tahun 1945 sudah tegas mengamanatkan soal keharusan penyelenggaraan  pendidikan terhadap seluruh warga negara dan pemerintah diberi amanah sebagai pihak  penyelenggara, termasuk penyediaan seluruh sarana dan prasarana pendidikan hingga ke seluruh pelosok negeri ini, tanpa terkecuali”, urai Masykur.

Masykur mengatakan, memang kondisi seperti ini sering kali terkendala dengan banyak hal. Termasuk ketersediaan anggaran pembangunan dan juga faktor rasio jumlah penduduk dalam suatu wilayah. Ini katanya yang nantinya kita akan komunikasikan ke Pemerintah Daerah, khususnya dinas pendidikan.

Lebih lanjut Yusuf Edison menambahkan, aspirasi warga ini sangat didukung karena menyangkut penyiapan sumberdaya generasi penerus dan masa depan anak-anak kita di Desa Palamaki.

“Yang pasti masukan ini akan menjadi tugas kami untuk selanjutnya diteruskan ke Dinas Pendidikan Kab. Sigi. Kita  semua berharap Pemda segera dapat memberikan respon.  Soal kebijakan teknis dan segala macamnya kita serahkan kepada Pemda,” kata Yusuf Edison.

Selain permasalahan pendidikan yang jadi tema diskusi dalam reses, masalah lainnya yang disampaikan warga mengenai minimnya sarana infrastruktur seperti irigasi dan jalan kantong produksi.  Kedua hal tersebut butuh perhatian dan respon dari pemerintah. Harapan ini warga titipkan kepada wakilnya di provinsi dan kabupaten.

Seperti diketahui warga Desa Palamaki memiliki  sebanyak 115 Kepala Keluarga yang menggantungkan hidup sebagai petani sawah tadah hujan dengan luasan sekitar 80 hektar dan ditunjang dengan lahan perkebunan kakao. Hasil kebun kakao pun kini tidak seperti dulu lagi. Era keemasan kakao  jadi meredup, syukur-syukur kalau masih ada yang bisa dipanen buahnya sekarang.  (afd/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here