Petani Toli-Toli dan Buol Siap Sukseskan Program Tanaman Kedelai

0
112
penutupan pelatihan Teknis Tematik Budidaya Kedelai Angkatan 47 di BP3K Kayu Lompa Kec. Basinondo Jum’at 17 November 2017. (Foto:Ist)

TOLITOLI, beritapalu.NET | Sejumlah petani di Kabupaten Tolitoli dan Buol menyatakan siap menyukseskan program pengembangan tanaman kedelai.

Adi Sarjono perwakilan peserta diklat tematik dari Toli-Toli mengatakan bahwa tanaman kedelai ini cukup memberi harapan dan kesejahteraan bagi petani sepanjang dilakukan teknik budidaya yang benar sesuai apa yg dipelajari dalam pelatihan ini.

Hal ini terungkap dalam acara penutupan pelatihan Teknis Tematik Budidaya Kedelai Angkatan 47 di BP3K  Kayu Lompa Kec. Basinondo Jum’at 17 November 2017.

Menurutnya saat ini petani sudah merencanakan penanaman kedelai pada minggu IV bulan November ini dengan harapan benih yang difasilitasi pengadaannya oleh pemerintah sudah dapat diterima oleh kelompok tani selaku penerima manfaat pada minggu III November 2017 ini.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Tolitoli  Rahmiati SP mengatakan bahwa benih kedelai diupayakan sudah sampai di kelompok tani pada akhir bulan ini.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah selaku pihak yang mengkoodinir penyaluran benih bantuan.

Lebih lanjut dikatakan bahwa target luas areal pertanaman untuk Tolitoli sebanyak 1.500 Ha yang tersebar di 8 kecamatan yaitu kecamatan Tolitoli Utara, Dakkopemean, Galang, Paolan, Lampasio, Ogodeide, Pasidondo, Dondo dan Dampal Utara.

Sumarni SPt selaku panitia penyelenggara pelatihan dari BBPP Batangkaluku juga berpesan agar para peserta pelatihan hendaknya menularkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yg telah diperoleh kepada anggota kelompoknya serta tetap konsisten dalam melaksanakan rencana tindak lanjut hasil pelatihan yg telah dibuat.

“Sukses tidaknya program pengembangan tanaman kedelai melalui APBNP ini sangat berpengaruh terhadap komitmen dan kepercayaan para kelompoktani untuk mengembangkan komoditi ini dari pemerintah,” pungkas Sumarni. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.