Jembatan Kaleke “Putus”, Korem dan Basarnas Evakuasi Warga

0
135
Personel Korem 132 Tadulako dan Basarnas Kota Palu mengevakuasi korban dalam simulasi talihan penanggulangan bencana di sungai Kaleke, Sigi, Jumat (10/11/2017). (Foto: Penrem 132 Tadulako)

SIGI, beritapalu.NET | Hujan dengan intensitas yang cukup tinggi dan lebat membuat sungai Kaleke meluap. Ratusan pemukiman warga terendam,parahnya lagi, sejumlah warga terbawa arus sungai yang demikian deras.

Tak hanya itu, volume air sungai yang sangat besar ditambah dengan arus yang deras “merobohkan” jembatan Kaleke yang baru dibangun. Putusnya jembatan itu semakin menyulitkan warga, baik untuk bertahan maupun untuk akses penyelamatan diri.

Kondisi itu sampaidi telinga Badan SAR Nasional (Basarnas) Palu dan Korem 132 Tadulako, dan dengan sigapnya kedua lembaga itu mengambil langkah-langkah taktis untuk melakukan rangkaian tindakan pertolongan dan penyelamatan.

Demikianlah sekenario yang disusun Korem 132 Tadulako dan Basarnas Palu dalam latihan tanggap darurat bencana yang digelar di Desa Kaleke, Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Jumat (10/11/2017).

Kepala Staf Korem 132 Tadulako, Letkol Inf Adrian Susanto mengatakan, dalam skenario itu seolah-olah terjadi bencana banjir di seluruh wilayah Sulawesi Tengah dan di beberapa daerah telah menelan korban jiwa.

Terparah adalah di Kabupaten Sigi karena akses pertolongan dan penyelamatan yakni jembatan putus.

Segera Tim Evakuasi dari Satgas Satgas Pasukan Reaksi Cepat (PRC) Penanggulangan Bencana (PB) Korem 132 Tadulako bersama Basarnas Kota Palu melakukan pertolongan kecelakaan air yang meliputi water rescue, medical first responder,” jelas Letkol Andrian.

Ia mengatakan, simulasi penanggulangan bencana tersebut bertujuan untuk mempersiapkan personel jajaran Korem 132 Tadulako dalam menanggulangi resiko bencana yang berdampak buruk bagi masyarakat yang bermukim diwilayah rawan bencana.

Ia berharap, dengan latihan penanggulangan seperti ini, diharapkan anggota Korem dapat cepat tanggap dan mampu memberikan pertolongan kepada masyarakat serta mampu mengoperasikan perahu karet menggunakan dayung dan motor tempel serta pengevakuasian dan pertolongan korban tenggelam.

Latihan itu berlangsung sejak 6 Nopember 2017 dan merupakan bagian dari Program Kerja Korem 132 Tadulako khususnya di Bidang Latihan. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.