Kenalkan Sistem Tumpang Sari pada Peremajaan Pohon Kelapa

0
114
Peserta pelatihan menanam pohon kelapa pada pelatihan teknis peremajaan pohon kelapa di di Desa Urandaka, Ampana Tete, Tojo Unauna, Rabu (25/10/2017). (Foto: Ist)

TOJO UNAUNA, beritapalu.NET | Petani di Kabupaten Tojo Unauna mulai dikenalkan dengan cara bercocok tanam dengan sistem tumpang sari tanaman jagung di antara pohon kelapa. Metode itu dikenalkan pada pelatihan teknis tematik peremajaan pohon kelapa di Desa Urandaka, Ampana Tete, Tojo Unauna, Rabu (25/10/2017).

Staf Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku, Usman menyatakan, sistem tumpang sari yang dikenalkan kepada petani itu diharapkan dapat diterapkan agar memberi nilai tambah bagi usaha cocok tanam yang dilaksanakan.

“Selain mendapatkan hasil dari kelapa sebagai tanaman utama, petani juga dapat menikmati hasil dari jagung yang ditanam di sela-sela pohon kelapa tersebut,” ujarnya.

Sistem tumpang sari itu adalah bagian dari materi pelatihan teknis tematik yang berfokus pada peremajaan pohon kelapa di desa tersebut.

Materi peremajaan pohon kelapa itu diberikan karena sebagian besar pohon kelapa yang ada di desa tersebut telah berusia lebih dari 60 tahun atau sudah tua, sehingga produksinya juga semakin menurun.

“Perlu peremajaan atas pohon-pohon kelapa yang sudah tua itu. Nah bagaimana melakukan peremajaan, itulah yang kita berikan kepada para petani melalui pelatihan ini, termaasuk bagaimana cara menanam kelapa yang baik,” sebut Usman.

Selagi dilakukan peremajaan pohon kelapa, menyisipkan tanaman jagung di antara pohon kelapa disebutnya sebagai momentum yang tepat. “Jadi dilakukan secara terintegrasi agar memberi manfaat yang maksimal,” imbuhnya. (afd/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.