Warga Serbu Dusun Bundo Buol, Bakar Rumah Pelaku Penganiayaan

0
106
Salah satu rumah yang dibakar massa di Kabupaten Buol, Rabu (18/10/2017). (Foto:Istimewa)

BUOL, beritapalu.NET | Ratusan warga yang juga kerabat bocah Mohamad Sofyan (5 tahun) yang meninggal akibat insiden penganiayaan menyerbu ke Dusun Bundo, kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Rabu (18/10/2017).

Penyerbuan itu berlangsung usai pemakaman Sofyan sekitar pukul 11.20 Wita. Secara spontan mereka membakar rumah AR dan juga rumah Am yang diduga sebagai pelaku penganiayaan.

Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hari Suprapto menjelaskan, penyerbuan itu merupakan ekses dari insiden penganiayaan yang terjadi sebelumnya di dusun Poyabi Kabupaten Buol Rabu (18/10/2017) sekitar pukul 05.00 wita.

Ia menceritakan kronologinya, saat itu  Safrudin (25 tahun) bersama anaknya Mohamad Sofyan (5 tahun) mengantarkan istrinya yang bekerja di rumah makan RSUD Buol. Pada saat kembali ke rumah, korban melintas di dusun Bundo kecamatan Leok II Biau dan secara tiba–tiba dihadang oleh sekelompok orang yang berjumlah sekitar enam orang.

Ia mengatakan, tidak diketahui penyebabnya, korban langsung dihantam dengan parang dan balok kayu. Anak Safrudin, yakni Sofyan yang saat itu sedang duduk di depan motor terkena hantaman tersebut dan mengakibatkan meninggal dunia.

Usai insiden itu, Polres Buol langsung bergerak dan langsung mengamankan tiga orang tersangka. Tak hanya itu, Polres Buol juga sudah melakukan antisipasi dengan menyiagakan satu pleton Brimob kompi Buol, satu pleton Brimob kompi Tolitoli dan meyiagakan satu pleton kompi Brimob Biromaru apabila sewaktu–waktu dibutuhkan.

Bahkan kata Hari, Kapolres Buol juga mendatangi rumah duka dan menyampaikan imbaun kepada masyarakat untuk tidak melakukan aksi balas dendam.

Namun usai pemakaman korban Mohamad Sofyan, massa langsung bergerak dan membakar rumah tersangka pelaku penganiayaan.

Sementara itu, Polres Buol menempatkan personil Polres Buol dan personel Brimob untuk menyekat massa di sekitar jalur–jalur TKP.

Polres Buol telah mengamankan tiga tersangka, masing-masing AR,SR dan I. Ketiganya adalah warga dusun Bundo kelurahan Leok II kecamatan Biau, Kabupaten Buol. Selain ketiga tersangka tersebut, aparat Polres Buol juga sedang memburu tersangka lainnya yang diduga ikut melakukan penganiayaan.

Ia berharap, agar warga baik yang ada di sekitar TKP maupun masyarakat Kabupaten Buol pada umumnya untuk tidak melakukan tindakan anarkis dan main hakim sendiri serta tidak melakukan hal–hal yang bertentangan dengan hukum.

“Serahkan sepenuhnya permasalahan ini kepada pihak Kepolisian agar pihak Kepolisian bekerja secara maksimal sehingga dapat mengungkap apa motif dari penganiayaan tersebut,” harap Hari Suprapto. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here