Warga Labuan Resah Aktivitas Tambang Galian C di DAS

0
59
Warga Labuan menunjukkan foto-foto kerusakan DAS akibat ttambang galian C, Kamis (5/10/2017). (Foto: beritapalu.NET)

PALU, beritapalu.NET | Sejumlah warga Kecamatan Labuan menyatakan keresahannya atas aktivitas tambang galian C di daerah aliran sungai (DAS) di wilayahnya. Selain merusak DAS, aktivitas itu juga member efek kesulitan air bagi warga.

Ketua Forum Masyarakat Peduli Lingkungan dan Hak Asasi Mausia (Formal-Ham) Andi Muhammad Taufk kepada sejumlah wartawan di Kantor Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu, Kamis (5/10/2017) menegaskan, keresehan masyarakat itu sebenarnya sudah disampaikan ke sejumlah lembaga seperti Dinas ESDM baik Donggala maupun Sulteng.

“Dinas ESDM Sulteng sudah melaukan kunjungan lapangan dan salah satu poin rekomendasi yang diterbitkan adalah meminta agar 18 perusahaan yang beroperasi di kecamatan tersebut menghentikan aktivitasnya. Sayangnya, perusahaan-perusahaan tersebut tidak mematuhinya,” ujar Mohammad Taufik yang saat itu bersama Ketua Jatam Sulteng, Taufik.

Ia mengungkapkan, DAS yang dijadikan objek penambangan oleh perusahaan-perusahaan terebut semakin parah.

“Ada tujuh desa di Kecamatan Labuan, dan enam di antaranya terpapar efek tambang tersebut. DAS makin rusak di enam desa tersebut, dan warga semakin sulit mendapatkan air bersih,” beber Mohammad Taufik.

Ia juga menyayankan pihak ESDM Sulteng yang menerbitkan perintah namun tidak melakukan pengawasan. Seharusnya kata Taufik, larangan aktivitas itu dibarengi dengan pengawasan oleh ESDM sehingga ancaman kerusakan lingkungan itu tidak semakin parah. (afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here