Kabupaten Sigi Serahkan Peta dan Dokumen Usulan Objek Reforma Agraria

0
57
Bupati Sigi Irwan Lapata (kedua dari kiri) pada penyerahan Peta Reforma Agraria di sela-sela Seminar Nasional “Bekerja Bersama Mempercepat Satu Peta untuk Reforma Agraria” di Hotel Ibis Jakarta., Selasa (3/10/2017). (Foto:Ist)

JAKARTA, beritapalu.NET | Komitmen Kabupaten Sigi untuk menerapkan reforma agraria untuk kesejahteraan rakyat dan penyelesaian konflik agraria secara bertahap mulai dilakukan.

Bupati Sigi, Moh. Irwan Lapata telah menyerahkan Peta dan Dokumen Usulan Objek Reforma Agraria kepada pemerintah pusat Selasa (3/10/2017) pada Seminar Nasional “Bekerja Bersama Mempercepat Satu Peta untuk Reforma Agraria” di Hotel Ibis Jakarta.

Peta dan Dokumen ini diterima langsung oleh dua pejabat eselon satu pada Kementerian LHK yakni Dirjen PSKL (Perhutanan Sosisal & Kemitraan Lingkungan) Hadi Daryanto dan Dirjen PKTL (Planologi Kehutanan & Tata Lingkungan) Yuyu Rahayu. Sedangkan dari Kementerian Agraria & Tata Ruang/ BPN diwakli oleh Direktur Konsolidasi Tanah pada Ditjen Penataan Agraria, Rudy Rubijaya.

Serah terima dokumen ini disaksikan oleh Staf Khusus KSP (Kantor Staf Presiden), Noer Fauzi Rachman dan Sekretaris GTRA (Gugus Tugas Reforma Agraria) Kabupaten Sigi, Eva Susanti Bande.

Dokumen Usulan Objek Reforma Agraria ini merupakan tahap pertama hasil Identifikasi objek Reforma Agraria dan Pemetaan Partisipatif pada 64 Desa di 14 kecamatan yang dilakukan sejak bulan Mei 2017. Total usulan objek Reforma Agraria seluas 137.274 Ha yang terdiri dari TORA (Tanah Objek Reforma Agraria) dalam kawasan hutan seluas 78.320 Ha, skema perhutanan sosial seluas 51.741 Ha dan TORA di areal penggunaan lain (termasuk konsesi HGU seluas 7.211 Ha). Ke depan, masih ada sekitar 112 desa yang akan difasilitasi proses identifikasi objek RA dan pemetaan partisipatif.

Selama ini, berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Bupati Sigi adalah: Pertama; membentuk Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Sigi pada tanggal 3 Januari 2017 melalui Surat Keputusan Nomor 590-001 Tahun 2. GTRA ini dpimpin langsung Bupati sebagai Ketua dan beranggotakan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Sigi, UPT Kementerian (BPN/ Kantor Pertanahan, BPKH 16 Palu, Balai Besar TNLL), Organisasi Masyarakat Sipil, Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Sigi.

Kedua; penyusunan peta jalan dan rencana aksi Reforma Agraria Kabupaten Sigi yang terintegrasi dengan dokumen perencanaan daerah – RPJMD melalui bebeberapa putaran Rapat Kordinasi pada bulan Februari-Maret 2017; dan Ketiga: sosialisasi peta jalan Reforma Agraria dan mengidentifikasi tanah- tanah yang potensial menjadi objek Reforma Agraria di 15 Kecamatan, yang dihadiri oleh pewakilam dari 114 desa pada bulan April 2017. Keempat : pelatihan pemetaan partisipatif sekaligus identifikasi objek Reforma Agraria baik di dalam kawasan hutan maupun non kawasan hutan (arel penggunaan lain) sejak bulan Mei sampai dengan September 2017.

Setelah menerima Peta dan Dokumen Usulan Objek Reforma Agraria dalam kawasan hutan, Dirjen PKTL Kementerian LHK, Yuyu Rahayu menyatakan apresiasinya kepada Bupati Sigi atas inisiatifnya menjalankan agenda Reforma Agraria khususnya di kawasan hutan. “ Direktur Jenderal PKTL akan mempelajari semua peta dan dokumen usulan ini, secepatnya kami akan berikan tanggapan atas usulan ini” ujarnya. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here