Hadapi Musim Tanam, Pupuk Kaltim Siapkan Stok 10 Ribu Ton Urea Subsidi di Sulteng

0
120
Manager PSO-2 PT. Pupuk Kaltim Nurul Haq (tengah) menjelaskan tentang pupuk produksi PT. Pupuk Kaltim di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (4/10/2017). (Foto: Antara/Basri Marzuki)

PALU, beritapalu.NET | PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) sebagai anak Perusahaan dari PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyalurkan 1.018.455 ton Urea subsidi atau 93 persen dari alokasi SK Mentan dan 144.304 ton NPK subsidi atau 111 persen dari alokasi SK Mentan sampai dengan 2 Oktober 2017.

Dalam mengamankan distribusi pupuk subsidi dan mencegah terjadinya penyimpangan penyaluran di lapangan, Pupuk Kaltim telah meningkatkan stok di daerah melebihi dari ketentuan yang berlaku. Pupuk Kaltim menyediakan stok Urea subsidi total sebesar 221.096 ton, dengan rincian stok Urea subsidi di lini I atau gudang pabrik sebesar 7.204 ton, stok Urea subsidi lini II atau gudang Provinsi sebesar 40.280 ton dan stok Urea subsidi di lini III atau gudang Kabupaten sebesar 173.612 ton.

Total stok NPK subsidi sebesar 29.387 ton, dengan rincian stok pada lini I sebesar 6.105 ton dan stok di lini III atau di gudang Kabupaten sebesar 24.914 ton. Adapun serapan Urea subsidi tertinggi di Jawa Timur sebesar 481.912 ton, sedangkan serapan NPK subsidi tertinggi di Kalimantan Barat sebesar 52.926 ton.

Pupuk Kaltim juga telah menyalurkan Urea dan NPK subsidi di wilayah Sulawesi dengan total Urea subsidi yang disalurkan sebesar 324.120 ton, sedangkan NPK subsidi yang disalurkan sebanyak 6733 ton.

Khusus untuk Provinsi Sulawesi Tengah, Pupuk Kaltim menyalurkan Urea Subsidi sebesar 25.289 ton atau sebesar 102 persen dari alokasi SK Mentan dan NPK Subsidi sebesar 25.288,95 ton, dengan serapan NPK terbesar di Kabupaten Parigi Moutong.

Memasuki musim tanam pada Oktober ini, Pupuk Kaltim telah menyiapkan stok Urea subsidi melebihi alokasi SK Mentan. Stok Urea subsidi di Sulawesi Tengah sebesar 10.737 ton, Sulawesi Selatan sebesar 26.458 ton dan stok Urea subsidi untuk wilayah Sulawesi secara keseluruhan mencapai 48.622 ton.

Secara nasional, stok pupuk subsidi yang disalurkan ke sektor tanaman pangan di atas alokasi yang ditetapkan melalui SK Mentan.

“Stok saat ini juga cukup aman. Hingga 2 Oktober 2017, secara nasional total stok di lini III & IV, atau di Gudang kabupaten dan kios sebesar total 1.189.2298 Ton. Jumlah ini tiga kali lipat lebih dari ketentuan stok, dan belum termasuk stok yang terdapat di Gudang pabrik dan propinsi”, jelas Aas Asikin Idat, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero).

Sedangkan untuk penyaluran, sampai dengan akhir September PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyalurkan Urea bersubsidi sejumlah 2.652.877 ton, NPK 1.734.810 ton, SP-36 sebesar 592.089 ton, ZA sebesar 673.401 ton dan Pupuk Organik sebesar 432.944 ton.

Pemaparan perihal stok dan penyaluran pupuk subsidi tersebut disampaikan melalui kegiatan Sosialisasi Product Knowledge dan Media Tour di Hotel Santika, Palu, Rabu (4/10/2017).

Sosialisasi dibuka oleh Superintendent Publikasi dan Dokumentasi Departemen Humas, Sugeng Suedi dengan penyampaian materi Product Knowledge oleh Sulthon dari Departemen Pelayanan dan Komunikasi Produk serta materi Distribusi Pupuk oleh Susila Adiwiyono, Account Excecutive Sulawesi Tengah.

Pada kesempatan tersebut, hadir pula Nour El Haq, Manager PSO 2 Pupuk Kaltim dan Kabid PSP dari Dinas TPH Propinsi Sulteng Sarianto.

Selama tahun 2017, Pupuk Kaltim telah melaksanakan Sosialisasi Product Knowledge dan Media Tour di Balikpapan, Banjarmasin, Makkasar, Pontianak dan Manado. Sosialisasi Product Knowledge dan Media Tour nantinya akan menjadi agenda rutin Pupuk Kaltim setiap tahunnya.

Pada kesempatan tersebut Sugeng Suedi menuturkan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan upaya Pupuk Kaltim dalam memberikan edukasi terkait penyaluran dan stok pupuk subsidi kepada insan media dan distributor pupuk yang ada di wilayah pemasaran Pupuk Kaltim.

Manager PSO 2 Pupuk Kaltim, Nour El Haq mengungkapkan bahwa untuk menjaga stok aman yang telah ditentukan oleh SK Mentan, pengadaan pupuk bersubsidi selain dari pusat produksi di Bontang, Kalimantan Timur juga akan dipasok dari beberapa Distribution Center (DC) yang tersebar di Surabaya, Banyuwangi, Semarang dan Makassar.

Proses pendistribusian pupuk bersubsidi dilakukan menggunakan distribusi pupuk bersubsidi secara tertutup dengan sistem distribusi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), sehingga untuk memperoleh pupuk petani diwajibkan menyusun RDKK.

Di kesempatan yang sama Sarianto juga mengungkapakan sangat gembira dengan adanya acara ini, semoga dengan sosialisasi ini media mengerti tentang alokasi, distribusi dan penyaluran pupuk di wilayah Sulteng.

Kegiatan antisipatif lainnya yang terus dilakukan Pupuk Kaltim yakni meningkatkan sistem monitoring stok dengan penggunaan aplikasi Distribution Planning Control System (DPCS). Selain itu, Pupuk Kaltim meyediakan jaringan bebas pulsa untuk petani, kios resmi dan distributor yang ingin menyampaikan keluhan dan saran guna meminimalisir adanya permasalahan yang timbul terkait penyaluran pupuk bersubsidi dengan nomor 0800-100-6789. (afd/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.