KEK Palu Resmi Mulai Beroperasi

0
98

 

Menko Perekonomian Darmin Nasution (ketiga dari kanan) bersama Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola (kedua dari kanan) menekan tombol menandai pengoperasian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (27/9/2017). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

PALU, beritapalu.NET | Setelah sempat diragukan oleh banyak pihak bahwa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu sulit beroperasi karena berbagai kendala, maka keraguan itu pupus setelah Menko Perekonomian Darmin Nasution meresmikan pengoperasiannya,Rabu (27/9/2017).

Peresmian itu ditandai dengan penekanan tombol secara bersama-sama dan penandatanganan prasasti yang disaksikan Gubernur Sulteng Longki Djanggola dan Direkut PT Bangun Palu Sulteng (BPST) MulhananTombolotutu dan sejumlah penanam modal di KEK tersebut.

“Saya tidak menyangka kalau KEK Palu menjadi yang pertama diresmikan dari 11 KEK yang sedang dibangun di seluruh Indonesia. Ternyata Gubernur Sulteng paling berani melakukan terobosan sehingga KEK Palu menjadi yang pertama diresmikan,” ujar menteri Darmin dalam sambutannya.

Menurut Darmin, KEK adalah pemanis bagi calon investor agar mereka mau masuk menanam modal di daerah sehingga berbagai produk strategis bisa diolah menjadi produk yang berniai tambah tinggi dan memiliki prospek di pasar global.

Dengan KEK tersebut, diharapkan pertumbuhan ekonomi daerah akan bergerak lebih tinggi, distribusi pendapatan akan lebih baik dan pengentasan kemiskinan akan lebih cepat tercapai.

Sebelumnya, Gubernur Sulteng Longki Djanggola menyebutkan, KEK Palu akan dibangun di atas lahan seluas 1.500 hektare dan telah dilengkapi dengan pengelola sesuai dengan ketentuan bagi setiap KEK.

KEK Palu dikelola BPST dan telah membentuk sebuah konsorsium yang diberi nama “KEK-Palu Public Privat Partnership Investmen Center” (KEK-Palu PPPIC).

Konsorsium ini terdiri atas sejumlah perusahaan swasta nasional dan asing yang bergerak diberbagai bidang dengan pengalaman internasional di bidang teknik, konsultan dan hukum yakni PT.STM Tunggal Jaya (engineering consultant), PT. Deloitte Konsultan Indonesia (infrastructure and capital project advisory), Penida Capital Advisory, Korean Engineering Consultant Corporation dan Hermawan Juniarto Law-Firm.

PT. STM Tungga Jaya yang menjati mitra strategis utama PT. Bangun Palu Sulawesi tengah mengelola KEK Palu, akan menanamkan modal membangun sarana dan prasarana fisik dan ekonomi di KEK ini dengan rencana investasi Rp7,2 triliun.

Saat ini sudah ada tujuh investor yang sudah merealisasikan investasinya di KEK Palu dengan total rencana investasi sekitar Rp145 miliar bergerak berbagai sektor usaha. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.