Kelola SDA Berkelanjutan YPAL Libatkan para Pihak

0
135
Ilustrasi.

POSO, beritapalu.NET | Yayasan Panorama Alam Lestari (YPAL) salah satu organisasi masyarakat sipil di Kabupaten Poso melibatkan para pihak untuk dapat mengelola sumberdaya alam untuk penghidupan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Hal itu disampaikan Yopy Hary direktur YPAL, Rabu(6/9/2017).

Ia mengatakan di wilayah Kecamatan Lore Timur dan Lore Barat, Kabupaten Poso dan khusus untuk wilayah Lore Barat di tiga desa yakni Desa Tuare, Kageroa dan Desa Tumihipi yang merupakan wilayah dampingan YPAL sejak beberapa bulan terakhir mengembangkan proses partisipatif dalam pengelolaan sumberdaya alam baik dilevel masyarakat hingga pada level pemerintahan.

 “Sebagai bentuk rekomendasi dari hasil proses dampingan tersebut maka telah dilakukan  pertemuan para pihak yang di fasilitasi oleh YPAL Poso dan dikoordinasi bersama dengan Pemerintah Kecamatan Lore Barat,”Ujar Yopy Hari.

Ia mengungkapkan pertemuan para pihak ini menghasilkan kesepahaman bersama terkait dengan tata kelola sumberdaya alam secara khusus dengan masyarakat yang berbatasan dengan wilayah Taman Nasional Lore Lindu serta legalitas wilayah administrasi antar desa mengacu pada Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014, yang akan dilaksanakan melalui mekanisme pemetaan partisipatif.

 “Upaya yang dilaksanakan ini, besar harapannya terus menghasilkan dukungan dari semua pihak sehingga tata kelola sumbedaya alam untuk mendukung penghidupan hijau berkelanjutan berjalan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat serta memperoleh legitimasi secara bersama dalam kebijakan atas sistem pengelolaannya berdasarkan potensi sumberdaya alam yang ada,”Harapnya.

Pertemuan para pihak tersebut menghasilkan beberapa poin penting diantaranya adanya informasi tentang wilayah pemberdayaan di Taman Nasional Lore Lindu yang dapat di akses oleh masyarakat yang disesuaikan dengan masing – masing wilayahnya yang dapat di konkritkan dalam rencana pemetaan partisipatif yang akan dilaksanakan.

Tak hanya itu, adanya dukungan serta partisipasi desa – desa yang berbatasan dengan wilayah Taman Nasional Lore Lindu dan yang berbatasan antar wilayah administrasi desa  untuk bersama-sama mendorong kebijakan legitimasi tata batas desa dan tata kelola sumberdaya alam.

Sekaitan dengan dua hal itu maka dalam beberapa waktu kedepan proses-proses pemetaan partisipatif akan dilakukan di beberapa desa dampingan YPAL sebagai wujud dari tindaklanjut dari proses-proses yang telah disepakati bersama dalam mendukung pengelolaan sumberdaya alam untuk penghidupan hijau berkelanjutan secara khusus di wilayah dampingan dan Kabupaten Poso pada umumnya. (bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.