Pangkas Beras untuk Keluarga Miskin, Dua Pria di Parigi Diamankan

0
29
Ilustrasi beras untuk keluarga miskin (raskin). (Foto: bmzIMAGES)

PARIGI MOUTONG, beritapalu.NET | Dua pria masing-masing berinisial TS alias Tae (31 tahun) dan PPA (26) terpaksa berurusan dengan kepolisian setempat. Pasalnya, keduanya tertangkap basah sedang memangkas beras jatah untuk keluarga miskin (Raskin) milik Bulog.

Informasi yangberhasil dihimpun, kedua pria itu memangkas beras tersebut dari kemasan bersihnya yang berisi 15 kilogram. Mereka menusuk kemasan Raskin itu dengan sebuah pipa plastic sehingga berasnya keluar. Penyusutan beras setiap kemasan sebanyak setengah sampai satu kilogram. Beras yang dikeluarkan darikemasan aslinya itu kemudian langsungdipindahkan ke karung lainnya untuk dijual.

Keduanya di tangkap di Deas Olaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (29/8/2017) sekitar pukul 23.45 Wita saat melakukan aktivitas pengurasan beras tersebut di atas sebuah mobil truk Fuso.

Pelaku saat diinterogasi pihak kepolisian mengaku, perbuatan itu atas perintah sopir mbl truk Fuso. Beras yang didapatkan dari hasil mengurangi isi kemasan Raskin itu akan di ecer di Parigi dan Palu. 

Berdasarkan delivery order beras Raskin yang keluar dari gudang dan dimuat di dalam mobil Fuso saat itu sebanyak 22 ton 500 kg,  dan beras Raskin yang sudah diambil para pelaku dan dipindahkan ke dalam karung karung sebanyak 1 ton 300 kg.

Polisi mengamankan barang bukti di antaranya mobil Fuso No pol B 9662 UYX,  14 buah pipa pastik penusuk beras raskin, 11 lembar karung Bulog, benang jahit dan jarum karung, dan 22 ton 500 kg beras raskin.

Keduanya dikenakan Pasal 362 KUHP jo 363 KUHP ttg pencurian dgn pemberatan dgn ancaman 7 thn penjara jo Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here