TNI Ubah Kesan “Seram” Desa Tamanjeka Menjadi Ramah

0
84

Ibu-Ibu Dilatih Menjahit, Hasilkan Produk Bendera Merah Putih

Danrem 132 Tadulako Kolonel Moh Saleh Mustafa meninjau kegiatan usaha menjahit ibu-ibu warga Tamanjeka Poso, Selasa (25/7/2017). (Foto: penem 132 Tadulako)

POSO, beritapalu.NET | Desa Tamanjeka yang dulunya dianggap “seram” lantaran menjadi basis aksi terorisme di Poso kini telah berubah menjadi ramah. Perubahan itu terjadi sejak TNI dengan berbagai programnya berhasil mendekati masyarakat setempat.

Demikian halnya di dusun Ratalemba Desa Masani Kecamatan Poso Pesisir yang sempat menyandang tempat paling berbahaya karena terletak di salah satu lereng Pegunungan Biru di Poso juga perlahan mengalami perubahan.

“Melalui pendekatan kemasyarakatan sebagai program “Deradikalisasi” yang dilakukan oleh TNI melalui Kodim 1307/Poso dan Satgas Opster TNI, seiring waktu Dusun Tamanjeka kini telah berubah, sorot mata warga yang tajam kini tak terlihat lagi apabila melihat pendatang baru berganti dengan senyum yang ramah tamah,” ujar Kapenrem 123 Tadulako Mayor Chk Dedy Afrizal.

Pelatihan menjahit ibu-ibu PKK Binaan Kodim 1307/Poso telah didirikan untuk membantu perekonomian warga masyarakat Tamanjeka yang beranggotakan istri-istri mantan DPO.

”Kami sangat berterima kasih pak, dengan kegiatan menjahit ini warga kami punya penghasilan tambahan,”  kata Kepala Dusun Tamanjeka Muh. Sambara saat berbincang dengan Danrem 132/Tadulako Kolonel Inf Muh. Saleh Mustafa selaku Dansatgas Opster TNI Sintuwu Maroso dalam kunjungannya ke Dusun tersebut, Selasa (25/7/2017).

Dalam kunjungan ini Danrem didampingi Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 132 PD XII/Mdk, Dandim 1307/Poso, dan Bunda Kembar Paud, dalam suasana yang akrab.

Pada kesemaptan itu, Danrem memesan 100 lembar bendera Merah Putih kepada ibu-ibu PKK untuk dipasang di rumah-rumah warga dusun Tamanjeka dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2017 nanti.

“Hal ini menunjukkan bahwa saat ini Dusun Tamanjeka “sudah berubah” atau dengan kata lain Tamanjeka bukanlah “Sarang Teroris”  Tamanjeka telah kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi dalam bingkai NKRI,” sebutnya. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.