Cakalang, Komoditas Laut Unggulan Tolitoli

0
118
Fardi Kallang, SH

Oleh:Fardi Kallang

MENJADI pemandangan tersendiri bagi mereka yang  berlalulalang melewati jalan poros Tolitoli–Buol, Pasalnya tepat berada di daerah Doyan Toli-toli mereka bisa menyaksikan deretan penjual ikan  Cakalang segar di pinggir jalan. Daerah Doyan telah lama menjadi tempat pendaratan ikan cakalang, ditempat ini kita bisa mendapatkan ikan cakalang segar dan tentunya sehat dengan harga relatif lebih murah.

Kabupaten Toli-toli sebagai salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah dengan panjang garis pantai 453,98 Km. Secara geografis, kabupaten ini terletak di pesisir Pantai Barat Sulawesi, tepat dipintu masuk bagian utara Selat Makassar yang berhadapan langsung dengan Laut Sulawesi dan Selat Makassar dengan luas laut mencapai 300.859,22 Ha serta Tolitoli memiliki 43 Pulau, Maka tidak heran apabila daerah ini menjanjikan potensi perikanan kelautan yang besar. Bahkan tiga diantaranya merupakan pulau terluar yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia (Kawasan Ambalat), yakni Pulau Lingayan, Pulau Dolangan dan Pulau Salando.

Salah komoditas perikanan unggulan adalah ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) di kota toli-toli sendiri tempat yang paling terkenal untuk mendapatkan ikan ini adalah di daerah Doyan (dijelaskan Pada Pembuka tulisan ini).  Ciri khas ikan cakalang memiliki tubuh yang membulat atau memanjang dan garis lateral. Ciri khas dari ikan cakalang memiliki 4-6 garis berwarna hitam yang memanjang di samping bagian tubuh. Ikan cakalang pada Umumnya mempunyai  berat sekitar 0,5 – 11,5 kg serta panjang sekitar 30-80 cm.

Ikan cakalang sangat menyenangi daerah dimana terjadi pertemuan arus atau air (convergence) yang umumnya terdapat pulau-pulau. Selain itu ikan cakalang juga menyukai perairan dimana terjadi pertemuan antara massa air panas dan dingin, ikan yang terdapat di kabupaten toli-toli berasal dari daerah penangkapan Selat makassar dan laut Sulawesi. Cakalang -juga tuna– bisa ditangkap dari kedalaman 0-400 m. Salinitas yang disukai adalah 32-35 ppt atau di perairan oseanik. Suhu perairan yang disukai berkisar 17-31°C.

Ikan cakalang merupakan ikan bernilai komersial tinggi, dan dijual dalam bentuk segar, beku, atau diproses sebagai ikan kaleng, ikan kering, atau ikan asap. Berdasarkan data yang tercatat pada Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Palu Wilayah Kerja Toli-toli Pada Tahun 2016 lalu lintas atau domestik keluar ikan cakalang sebanyak 148.209 kg (148,21 Ton) dengan nilai komoditas sebesar Rp. 3.408.586.875 selain Cakalang kabupaten toli-toli masih memiliki banyak komoditas dengan potensi yang besar diantaranya Tuna, Layang, Kerapu, Bandeng, Rumput Laut dan beragam produk perikanan lainya.

Pembangunan perikanan kabupaten toli-toli perlahan membaik utamanya pada kegiatan penangkapan ikan, namun dengan potensi yang ada sebagai daerah pesisir itu menjadi tidak cukup kedepanya pengelolan perikanan payau dan tawar masih menjadi pekerjaan rumah dengan segala permasalahan yang ada baik pada ketersedian sarana,benih dan  aspek teknis  lainya.

*) Penulis adalah Fungsional PHPI Pada Kantor Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Palu Wilayah Kerja Toli-toli.

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.