Bulog Sulteng Luncurkan Gerakan Stabilisasi Pangan

0
73
Dari kiri ke kanan: Koordinator Satgas Pangan Sulteng Teddy D. Salawati, Kepala Bulog Divre Sulteng Suprianto, Kepala Dinas Perindag Sulteng Abubakar Almahdali, Kepala Bank Indonesia Sulteng Miyono, dan Kepala Biro Ekonomi Pemprov Sulteng menekan tombol tanda dimulainya Gerakan Stabilisasi Pangan di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (17/5/2017).(Foto:bmzIMAGES/Basri Marzuki/17)

PALU, beritapalu.NET | Perum Bulog Sulawesi Tengah meluncurkan Gerakan Stabilisasi Pangan menjelang bulan puasa dan Lebaran 2017 di halaman Kantor Bulog Sulteng, Rabu (17/5/2017).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Abubakar Almahdali mewakili Gubernur Sulteng menyatakan, menyambut positif program Bulog yang serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia termasuk di Sulteng.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk dari kepedulian dan perhatian pemerintah untuk menjamin stok dan harga pangan di daerah-daerah menjelang puasa dan Lebaran cukup dan stabil.

Pemprov Sulteng berharap dengan adanya gerakan stabilisasi harga pangan ada resonansi kepada masyarakat. Ada kepercayaan publik (konsumen) bahwa pemerintah benar-benar ada dan bekerja.

“Kita tidak tinggal diam. Pemerintah bisa mengendalikan harga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Sulteng Suprianto mengatakan gerakan ini bukan hanya sekadar program, tetapi benar-benar suatu kegiatan masif yang langsung dirasakan dampaknya bagi masyarakat.

Menurutnya, Bulog bersama instansi terkait melaksanakan pasar murah di titik-titik yang telah ditetapkan. Tetapi kali ini karena namanya adalah gerakan, maka titik-titik kegiatan akan ditambah lebih banyak lagi.

Dengan demikian, masyarakat semakin mudah dapat menjangkau kebutuhan pangan dengan harga yang murah, tetapi kualitas bagus dan sehat.

“Jadi sebenarnya gerakan ini lebih mendekatkan produsen dengan konsumen,” kata dia.

Gerakan stabilisasi harga pangan meliputi beberapa komoditi antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, tepung terigu, bawang merah dan bawang putih.

Suprianto mengatakan kegiatan pasar murah yang dipusatkan di halaman Kantor Perum Bulog Sulteng di Palu akan berlangsung selama dua pekan ke depan.

Dengan waktu pelaksanaan pasar murah selama dua minggu cukup memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berbelanja karena harga yang berlaku untuk beberapa komoditi pangan sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah pusat. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here