Tim Recovery PLN Telah Bergerak Atasi Gangguan Transmisi

0
48
Kontainer berisi tower ERS diberangkatkan menuju Poso, Selasa  (25/4/2017) untuk penanganan darurat atas rubuhnya tower SUTT yang mengakibatkan suplai listrik ke Palu dan sekitarnya berkurang. (Foto: Humas PT. PLN)

PALU, beritapalu.NET | Tim Task Force bentukan PT PLN kini sedang bekerja keras untuk mengatasi gangguan transmisi akibat rubuhnya salah satu tower Saluran Udara  Tegangan Tinggi (SUTT) di Poso, Senin (24/4/2017) lalu yang menyebabkan berkurangnya 60MW pasokan listrik ke Palu dan sekitarnya.

Hingga Selasa siang, Tim Pemeliharaan Penyaluran AP2B, Tragi Palu dan UPP Kitring Sulteng telah tiba di lokasi tower nomor 46 yang rubuh dan bahkan telah mendirikan tenda darurat dan bersiap menyambut kedatangan peralatan pendukung dan juga melakukan normalisasi aliran sungai untuk persiapan penguatan titik koordinat lokasi tower Emergency Restoration System (ERS).

Di bagian lain, satu kontainer berisi tower ERS dari Gorontalo dan tiga kontainer tower ERS dari Makassar telah diberangkatkan sejak Selasa (25/4/2017) pagi. Perlengkapan itu membutuhkan waktu untuk segera tiba dilokasi crash. Sedikitnya dibutuhkan waku 14 jam dari Gorontalo dan 18 jam dari Makassar.

Di Palu sendiri, PLN membuka Posko layanan informasi kelistrikan di kantornya di JalanKartini Palu yang mengakomodir pertanyaan-pertanyaan warga terkait musibah rubuhnya tower tersebut maupun jadwal pemadaman bergilir. Tak hanya itu, di Posko itu juga disiapkan fasilitas listrik untuk kebutuhan insidentil semisal charger gadget, laptop dan kebutuhan kecil lainnya.

PLN menyebutkan, normalisasi aliran listrik pascarubuhnya tower tersebut,setidaknya dibutuhkan waktu selama delapan hari atau hingga 2 Mei mendatang. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here