TMMD ke-98 di Sigi, Pekerjaan Fisik sedang Berjalan

0
80
Warga dan prajurit makan bersama di sela istirahat dalam pengerjaan renovasi rumah programTMMD ke-98 di Kulawi Selatan, Sigi, Rabu (12/4/2017). (Foto: Penrem 132 Tadulako)

SIGI, beritapalu.NET | Sejak peresmian dimulainya 5 April 2017 lalu, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-98 yang dipusatkan di Kecamatan Kulawi Selatan Kabupaten Sigi langsung berjalan.

Evaluasi sementara sepekan berjalan, sejumlah pekerjaan fisik seperti bedah rumah sedang berlangsung. Jika dipersentasekan telah mencapai 30 persen dari target penyelesaian.

Kepala Penerangan Korem 132 Tadulako Mayor Chk Dedy Afrizal mengatakan, sejumlah pekerjaan fisik dalam program itu dapat dikerjakan dengan baik karena terbina hubungan yang manunggal dengan warga.

“Kemanunggalan TNI-Rakyat ciri khas utama TNI dalam melaksanakan tugas karena TNI tidak dapat dipisahkan dari Rakyat. Rakyat adalah Ibu Kandung TNI. Kemanunggalan ini harus selalu dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas termasuk kegiatan TMMD ke-98 kali ini,” sebut Mayor Dedy.

Ia mengatakan, tujuan dari dilaksanakannya kegiatan TMMD adalah untuk memelihara kemanunggalan TNI-Rakyat dengan cara bersama-sama membantu Pemerintah Daerah dalam upaya mensejahterakan rakyatnya.

Warga bersama prajurit bahu membahu dalam pengerjaan renovasi rumah programTMMD ke-98 di Kulawi Selatan, Sigi, Rabu (12/4/2017). (Foto: Penrem 132 Tadulako)

Pelaksanaan TMMD diharapkan seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD membaur dengan masyarakat mulai dari tempat bermalam termasuk makannya. Seluruh prajurit harus menginap dirumah-rumah masyarakat dan uang makan  yang disiapkan oleh negara untuk mereka, harus diserahkan ke pemilik rumah untuk dimasakkan dan dimakan bersama-sama masyarakat.

“Prajurit Satgas TMMD dari Kodim 1306/Dgl dan Yonif 714/SM, yang terlibat dalam pengerjaan renovasi rumah warga yakni Sudirman di Desa Tompibugis  dan Ami Nandar di Desa Lampelero Kec. Kulawi Selatan Kab.Sigi, melaksanakan makan siang bersama disela-sela waktu  istirahatnya,” bebernya.

Ditambahkan, acara makan bersama ini menumbuhkan rasa kebersamaan setelah seharian bekerja bahu-membahu pengerjaan renovasi rumah.

Persentase kemajuan pengerjaan renovasi rumah tersebut sudah mencapai 30 persen berupa pendirian pondasi dan pemasangan rangka atap untuk pemasangan atap seng. Diharapkan dalam waktu 21 hari kerja seluruh pekerjaan renovasi sudah selesai 100 persen sehingga pemilik rumah sudah dapat menempati rumah yang layak huni baik dari sisi kebersihan maupun kesehatannya. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.