Kasus Pidana Apet, Sidang Digelar di Lahan Sengketa

0
58
Suasana peninjauan lokasi padasidangkasus pidana Apet di Desa Bohotokong, Bunta,Banggai, Senin (10/4/2017).(Foto:istimewa)

BANGGAI, beritapalu.NET | Sidang ke 11 perkara pidana dengan agenda pemeriksaan setempat atas nama terdakwa Saprudin alias Apet Madili, berlangsung Senin (10/4/2017) di lokasi sengketa di Desa Bahotokong Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai.

Sidang yang dihadiri oleh Majelis hakim, di ataranya Ketua Majelis Ahmad Shuhel Nadjir, SH. MH. Hadir pula dua orang Jaksa, 1 orang Panitera, Kapolsek dan anggota Polsek Bunta, dan Perangkat desa Bahotokong serta 50  petani yang beraktifitas di lahan yang sama dengan Apet serta Kuasa Hukum terdakwa Syahrudin A. Douw.

Dalam sidang di lokasi itu, sejumlah petani membawa spanduk untuk menyampaikan kepada Majelis Hakim bahwa lokasi tersebut telah mereka olah dan tanami kelapa sejak tahun 1984. Sebelum HGU terbit tahun 1997. HGU yang terbit tahun 1997 diduga adalah hasil dari pembohongan yang dilakukan oknum BPN pada Tahun 1996 yang menyatakan wilayah yang ditanami kelapa masyarakat tidak akan diterbitkan HGU.

Dalam Pemeriksaan saksi tersebut pihak jaksa membawa empat orang saksi, diantaranya Ungke, Hadija Usman, Karim Ali dan Hamda Agalui. Sedangkan penasihat hukum terdakwa menghadirkan dua orang saksi yakni Arham dan Jadil.

Keterangan saksi terdakwa Arham dan Jadil menunjuk lokasi yang pernah ditanami kelapa oleh Abas Madili ayah kandung Apet, selain itu disampaikan bahwa pagar tersebut dibuat oleh Bapak Apet yang dibantu oleh para Saksi bernama Arham dan Jadil.

Setelah sidang di tempat selesai, Majelis Hakim pulang bersama Tim dan petani berkumpul di kantor Organisasi Tani Bunta (ortabun).

Sidang selanjutnya adalah Tuntutan Jaksa terhadap Apet yang akan diagendakan pada pekan depan.

Masyarakat Bahotokong berharap melalui Tani Bunta, meminta kepada Majelis Hakim membebaskan Apet dengan alasan kelapa yang dipanjat Apet dan pagar yang diremajakan adalah milik Abas Madili yang saat ini dikuasai dan dikerjakan oleh APet Madili. (afd/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here