Wujudkan Sigi Masagena, Pemkab Sigi akan Kerjasama dengan TNI

0
81
Bupati Sigi Moh Irwan Lapatta(kanan) berjabat komando dengan Dandim 1306 Donggala Letkol Kav. I Gede Masa usai pembukaan TMMDke-98 di Desa Lauwa,Kulawi Selatan,Rabu (5/4/2017).(Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

SIGI, beritapalu.NET | Bupati Sigi Mohamad Irwan Lapatta menyatakan akan menjalin kemitraan dengan TNI dalam rangka mewujudkan secara bertahap program Sigi Masagena.

Program Sigi Masagena adalah usaha terprogram dan terencana Pemkab Sigi untuk percepatan pembangunan dari seluruh sektor yang ada dalam rangka mewujdukan kesejahteraan ekonomi dan sosial bagi masyarakat Sigi.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Irwan di sela-sela peninjauannya ke salah satu rumah yang dibedah dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di  Desa Lempelero, Kulawi Selatan, bersama Kasdam XIII Merdeka Brigjen TNi Santos Gunawan,  Danrem 132 Tadulako Kolonel Inf. Moh Saleh Mustafa, Dandim 1306 Donggala Letkol Kav. I Gede Masa dan Ketua DRPD Sigi Moh Rizal Intjenae,  Rabu (5/4/2017).

Kasdam XIII Merdeka Brigjen TNI Santos Gunawan memakaikan jaket kemitraan kepada Kadis PU Sigi Iskandar Nongtjiusai pembukaan TMMD ke-98 di Desa Lauwa, Kulawi Selatan, Rabu (5/4/2017). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Bupati menyebutkan, kerjasama yang dimaksudkan sedang on process dan masih diasistensi.

“Entah apa namanya nanti kerjasama itu, apakah Karya Bakti bersama TNI atau nama lainnya, yang pasti kerjasama itu akan kita buatkan MoU dan kita wujudkan tahun ini juga,” sebut Bupati Irwan.

Ditanya substansi kerjsama tersebut, Irwan menjelaskan, dirinya akan mewajibkan kepada seluruh kepala desa di Kabupaten Sigi untuk memverifikasi warganya yang masih tinggal di rumah-rumah kumuh dan tak layak huni untuk diperbaiki oleh TNI.

Setiap desa lanjutnya akan dipilih minimal 5 rumah dan maksimal 10 rumah yang akan dibedah.

“Modelnya semacamTMMD ini. TNI akan membedah rumah-rumah yang tak layak huni tersebut,” jelas Bupati Irwan lagi yang saat  itu didampingi oleh Kadis PU Iskandar Nongtji.

“Dari pada dana itu tidak jelas dikemanakan, lebih baik kita gunakan untuk hal-hal yang  bersifat konkrit dan dibutuhkan masyarakat,”tutupnya. (afd)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.