Warga Rio Pakava Sebentar Lagi akan Nikmati Listrik

0
88
Ilustrasi pemasangan instalasi listrik. (foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

PALU, beritapalu.NET | Setelah puluhan tahun warga daerah ini menikmati alat penerangan seadanya, maka selangkah lagi warga masyarakat di Kec. Riopakava Kabupaten Donggala akan menikmati sarana penerangan. Saat ini, tahapan pemasangan instalasi listrik di wilayah itu sedang dalam proses.

Informasi ini terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Sulteng dengan Manager PLN Cab Palu Emir Muhaimin, Selasa (21/2).

Emir menjelaskan, khusus wilayah Kec Riopakava, saat ini sedang dilakukan pemasangan jaringan instalasi, kabel dan tiang listrik.  Tiang listrik sudah mulai dipancang di beberapa titik.

Kendala yang dihadapi adalah pemilik pohon kelapa sawit belum rela pohon kelapa sawit miliknya ditebang untuk dilalui jaringan listrik.  Seandainya kendala itu bisa diatasi, diyakini dalam waktu yang tidak lama lagi wilayah Rio Pakava sudah dilistriki.

Emir mengatakan,  hingga saat ini belum dikatahui pasti siapa pemilik ratusan pohon kelapa sawit yang akan ditebang itu,  apakah milik perusahaan atau milik warga.

Ketua Komisi III DPRD Sutleng,  Zainal Abidin Ishak yang memimpin jalannnya RDP, menegaskan, kalau pohon kelapa sawit itu milik perusahaan maka akan diminta untuk ditebang agar memudahkan pemasangan instalasi listrik. Namun jika itu milik petani plasma, tentunya mesti dikomunikasikan bersama dengan pihak petani.

Sebelumnya, anggota DPRD Sulteng lainnya, Muh Masykur mendesak pihak PLN untuk menyahuti desakan warga Kec Riopakava yang puluhan tahun belum menikmati sarana penerangan. Sebab menurut anggota DPRD dari Dapil Donggala-Sigi ini, hendaknya kasus ini tidak bisa ditunda-tunda lagi karena menyakut hajat hidup rakyat dan pemenuhan rasa keadilan rakyat atas tanggungjawab jawab negara,  kaitannya dengan pemenuhan hak ekonomi, sosial dan budaya,  dimana penyediaan fasilitas dan sarana listrik inheren didalamnya.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen pihak PLN untuk merealisasikan apa yang selama ini menjadi masalah pokok di beberapa wilayah yang masih gelap.  Dan mendesak untuk segera dituntaskan”,  tegas Masykur.

Listrik masih menjadi masalah krusial dalam pembangunan di Sulawesi Tengah. “Jaringan listrik ini masih menjadi masalah serius. Kita berharap desa-desa yang belum teraliri listrik, agar segera dicarikan solusi,” ujar, Masykur.

Sebagai tindaklanjut atas hambatan tersebut,  RDP merekomendasikan dalam waktu dekat Komisi III bersama pihak PLN akan meninjau lokasi di Kec Riopakava,  tutup Zainal Abidin. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.