Pemkab Touna Optimistis Bisa Gaet Wisatawan Melalui Festival Pesona Bahari Togean

0
75
Salah satu sudut keindahan Kepulauan Togean dengan warga Suku Bajo-nya. (Foto: Alamsyah Rauf/togean.net)
Salah satu sudut keindahan Kepulauan Togean dengan warga Suku Bajo-nya. (Foto: Alamsyah Rauf/togean.net)

PALU, beritapalu.NET | Pemerintah Kabupaten Tojo Unauna (Touna) optimsitis bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerahnya melalui event bertajuk Festival Baharai Kepulauan Togean 2016 yang akan dihelat pada 27-31 Agustus 2016 mendatang.

Optimisme itu dinyatakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tojo Unauna Kasim Muslaeni dalam seri press conference di salah satu café di Palu, Sabtu (20/8/2016) malam.

“Sebelum kegiatan ini (festival) dilaksanakan, kita bahkan sudah melampaui target kunjungan wisatawan ke Touna. Kita sudah dikunjungi sekitar 10.000 wisatawan asing dan sekitar 25.000 wisatawan dalam negeri,” ujarnya dalam press conference yang juga dihadiri oleh Bupati Touna Mohamad Lahay, Kepala Tanaman Nasional Kepulauan Togena (KNKT) Kuping Simbolon, dan consultant pariwisata adri Jakarta, Cindy.

Dengan capaian jumlah wisatawan tersebut, praktis jika Festival Pesona Bahari Togean itu digelar, maka jumlah wisataman tersebut akan makin bertambah.

Ia mengatakan, sangat beralasan jika banyak wisatawan yang berminat berkunjung ke Touna, khususnya Kepulauan Togean, karena selain daya tarik alam bawah laut dan aratannya, juga menyimpan keindahan flora dan fauna. Tak hanya itu, kearifan lokal penduduk suku Bajo menjadi daya tarik tersendiri.

Disebutkan, untuk festival tersebut pihaknya telah menyusun sejumlah agenda kegiatan seperti bike adeventure, jelajah Togean, Fun Bike, dan serangkaian pagelaran seni dan budaya serta lomba bernuansa maritim.

Untuk mendukung event pariwisata itu, Bupati Touna Muhamad Lahay juga telah menyatakan komitmennya untuk all out agar bisa berjalan sukses. Menurut bupati, kendala yang terasa adalah sarana transportasi.

Walau begitu, Lahay sudah meminta agar pihak bandara Tanjung Api Touna yang baru diresmikan tahun lalu mensupport kegiatan tersebut. “Kalau sebelumnya penerbangan hanya tiga kali dalams epekan, maka dalam waktu dekat ini akan dilakukan setiap hari. Ini untuk mengatasi kendala transportasi yang selama ini banyak dikeluhkan,” sebutnya.

Bupati juga tidak menutup mata jika banyak di antara wisatawan yang masuk ke Touna melalui provinsi tetangga, yakni Gorontalo. Tetapi menurutnya, semua prasarana dan infrastruktur yang ada akan dibenahi agar pintu masuk wisatawan itu dapat melalui provinsi Sulawesi Tengah.

“Tahun ini anggaran untuk Festival Pesona Bahari Togean sebesar Rp3,2 milar sudah termasuk gaji pelaksana. Tapi tahun depan, insha Allah anggarannya akan kita naikkan enjadi 3 kali lipat tidak termasuk gaji dan pelaksananya bukan lagi pemkab akan tetapi menggunakan jasa organizer,” sebutnya.

Langkah itu menurutnya perlu dilakukan karena dari sekian lama dilakukan (11 kali festival), tidak tampak efek siginifikan dari setiap pelaksanaannya. Karenanya mulai tahun depan (2017) pengelolaannya akan dilakukan lebih professional agar gaungnya bisa lebih mendunia.

Sementara itu, Kepala Taman Nasional Kepulauan Togean (TNKT) Kuping Sihombing menyatakan, untuk festival tersebut, sejumlah lokasi sudah ditentukan. Menurutnya, ada zona-zona tertentu yang memang harus dijaga atau diawasi namun ada pula yang bisa dimanfaatkan.

“Sepanjang zona tersebut masuk dalam zona pemanfaatan, tidak ada masalah. Kami juga mendukung pariwisata tersebut, namun dalam konsep pemanfaatan kawasan, kami menyebutnya sebagai eko wisata,” paparnya. (afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.