Togean Masuk 10 Besar Destinasi Bahari Indonesia

0
61

PALU – Keindahan alam yang dimiliki Kepulauan Togean Kabupaten Tojo Unauna terutama lautnya membuat Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI memasukkannya ke dalam 10 besar listing destinasi wisata bahari di Indonesia. Tak hanya itu, Kemenpar juga gencar mempromosikan Kepulauan Togean ini ke manca negara.

Pelistingan itu membawa konsekuensi perlunya penataan kawasan Kepulauan Togean sehingga keindahannya memberi kesan yang baik para wisatawan yang berkunjung. Karena itu, Kemenpar RI merekomendasikan pengelolaan destinasi tersebut secara hoistik dan terpadu.

Salah satu bentuk dukungan pengelolaan itu, saat ini Kemenpar RI membuat master plan pengembangan destinasi wisata di 27 provinsi, salah satunya di Sulawesi Tengah, terutama Kepulauan Togean.

“Wisata bawah laut Kepualuan Togean masuk 25 surga bawah laut di Indonesia. Kita juga sudah bertemu dengan Bupati Tojo Unauna untuk rencana pengembangan tersebut sehubungan dengan pengelolaan yang holistic dan terpadu,” beber Kadis Parekraf Sulteng Hj Sitti Norma Mardjanu belum lama ini.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata Arief Yahya menetapkan destinasi baru guna dikenalkan ke dunia. Destinasi baru ini telah ditetapkan dan sudah dipantau dari segi akses, kebersihan serta tata kelolanya.

“Bila tidak ditetapkan, maka nanti fokusnya tidak searah. Semua destinasi yang saya tetapkan adalah sesuai dengan data,” beber Arief Yahya.

Berikut ini destinasi wisata baru yang sudah ditetapkan Menteri Pariwisata Arief Yahya demi membangun Pesona Indonesia:

Ke-10 destinasi kawasan wisata prioritas itu masing-masing Danau Toba, Tanjung Kelayang, Kepulauan Seribu, Tanjung Lesung, Borobudur, Bromo Tengger Semeru, Mandalika, Wakatobi, Morotai, dan Labuan Bajo

Sedangkan 10 destinasi bahari dari segi wisata selam yakni Bali (Tulamben), Lombok (Gili) Manado (Bunaken), Labuan Bajo (Komodo), Wakatobi, Togean, Alor, Ambon di Banda, Papua (Raja Ampat) serta Derawan.

Ke-12 Destinasi prioritas wisata petualangan yaitu Hiking (Krakatau, Bromo Tengger Semeru dan Rinjani), kedua trekking (Bali, Ijen dan Komodo), ketiga rafting (Citarik Sukabumi, Sungai Alas di Aceh dan Sungai Elo di Jawa Tengah) dan keempat adalah Gua atau caving (Gunung Kidul, Pacitan, serta Maros (Sulawesi Selatan). (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.