Sumur Bor Untuk Petani Mina Padi dari Dislutkan Sulteng

0
57
Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola (tengah) didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng Hasanuddin Atjo (kedua dari kanan) mengoperasikan sumur bor untuk Padi Mina di Desa Malonas, Dampelas, Donggala, Sulawesi Tengah, Rabu (2/12/2015). (Foto: beritapalu.com)
Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola (tengah) didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng Hasanuddin Atjo (kedua dari kanan) mengoperasikan sumur bor untuk Padi Mina di Desa Malonas, Dampelas, Donggala, Sulawesi Tengah, Rabu (2/12/2015). (Foto: beritapalu.com)

DONGGALA – Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah membantu para kelompok tani yang ada di Desa Malonas Kecamatan Dampelas Kabupaten Donggala dengan sarana sumur bor atau sumur suntik.

Bantuan berumlah 11 unit sumur suntik itu diperuntukkan bagi sejumlah petani yang melakukan budidaya dengan sistem mina padi.

Sistem mina padi adalah sistem persawahan padi yang di sekelilingnya terdapat kolam untuk pemeliharaan ikan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng Hasanuddin Atjo mengatakan, sebenarnya program mina padi di wilayah itu sudah dilaksanakan sejak tahun lalu dan ikan yang dipelihara oleh petani disamping tanaman padinya sudah panen.

“Tapi karena terjadi kemarau yang mengakibatkan kekurangan air sehingga kami membantu para petani itu dengan sumur bor. Sumur bor itu fungsinya untuk mengisi kolam di sekitar tanaman padi sekaligus untuk membantu pengairan sawah para petani,” ujar Hasanuddin Atjo di sela-sela peresmian pengoprasian perdana sumur bor tersebut di Desa Malonas, Rabu (2/12/2015).

Ia berharap agar bantuan itu dapat dipergunakan sebaik-baiknya bagi petani, sehingga selain mengusahakan padi sawah, mereka juga mendapat pendapatan dari ikan yang dipeliharanya di kolam-kolam ikan sekeliling sawah.

Persemian pengoperasian sumur bor itu juga dihadiri Gubernur Sulteng Longki Djanggola di sela-sela kunjungan kerjanya ke Donggala dan Tolitoli. Gubernur menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng yang telah membuat ide padi mina sehingga dapat menambah pendapatan para petani.

“Saya harap bantuan sumur bor ini dapat digunkana sebagaimana mestinya, terutama kepada kelompok tani agar merawat bantuan ini agar bisa member manfaat yang banyak, khususnya peningkatan pendapatan petani,” harap Gubernur.

Ketua kolompok tani Silandoya Desa Malonas, Udin menyatakan terimakasihnya atas bantuan tersebut. “Kita sudah panen satu kali, tapi tersendat gara-gara kurang air. Makanya kita dibantu lagi dengan sumur bor agar produksi ika dari sawah dapat dilaksanakan lagi,” sebut Udin. (afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.