KPU Sulteng Minta Komisioner KPU Dijaga Polisi

0
53

 

Ketua KPU Sulteng, Syahran Raden memberi keterangan kepada wartawan usai membesuk Ketua KPU Tolitoli di RS Bhayangkara Palu, Rabu (26/8/2015). (Foto:beritapalu.com/basrimarzuki)
Ketua KPU Sulteng, Syahran Raden memberi keterangan kepada wartawan usai membesuk Ketua KPU Tolitoli di RS Bhayangkara Palu, Rabu (26/8/2015). (Foto:beritapalu.com/basrimarzuki)

PALU – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulteng, Syahran Raden meminta kepada kepolisian agar memberikan pengamanan kepada setiap anggota komisioner KPU termasuk di daerah. Permintaan itu disampaikan usai membesuk Ketua KPU Tolitoli, Hambali Mansur di RS Bahayangkara Palu, Rabu (26/8/2015).

“Kejadian yang menimpa Ketua KPU Tolitoli ini menjadi bukti bahwa penyelenggaraan pemilihan kepala daerah serentak di Sulteng ini rentan dan tidak aman. Makanya kami meminta kepada kepolisian agar setiap anggota komisioner KPU, termasuk di daerah mendapat pengamanan dari polisi,” sebut Syahran.

Ia menyayangkan aksi kekerasan yang dilakukan oleh pendukung salah seorang pasangan calon bupati/wakil bupati Tolitoli tersebut. Menurutnya, ada mekanisme yang bisa ditempuh jika keputusan KPU tidak memuaskan.

“Kan sudah diatur mekanismenya, KPU bekerja sesua dengan aturan, kalau tidak puas ada tatacaranya, tidak dengan aksi kekerasan seperti itu,” sebut Syahran.

Ia juga meminta kepada kepolisian agar mengusut tuntas pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan Ketua KPU Tolitoli itu harus dirawat.

Meski sedang dalam perawatan, namun tahapan proses pilkada serentak di Tolitoli tetap berjalan sesuai jadwal. “Masih ada empat komisioner KPU di Tolitoli, jadi tanpa kehadiran ketua pun, tahapan itu tetap bsia berjalan,” imbuhnya.

Sementara itu, Hambali Mansur terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu untuk perawatan lanjutan. Hambali tiba di Palu Rabu siang menggunakan pesawat Ekspress Air didampingi isterinya dan sejumlah petugas dari Polres Tolitoli. (afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.