SATU KORBAN LONGSOR MOROWALI BELUM DITEMUKAN

0
56

PALU (17/10) – Tim penyelamat gabungan polisi, TNI, PNS dan masyarakat terus mencari satu korban lagi yang belum ditemukan saat tanah longsor terjadi di Desa Bunta Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali, Selasa (12/10). Tempat tanah longsor itu berada di lokasi lahan milik PT Agro Nusa Abadi (PT ANA), salah satu

perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di daerah itu. “Pencarian masih berlangsung dan sampai saat ini belum ada hasil,” kata Kapolres Morowali

AKBP Suhirman yang dihubungi wartawan per telepon dari Palu, Minggu. Kapolres Suhirman mengatakan, sebanyak 280 personel penyelamat dari unsur polisi, Satuan

Polisi Pamong Praja dan TNI terus berjuang mencari satu korban bernama Aep yang belum ditemukan.
“Kita berharap dengan jumlah personel sebesar itu, korban yang masih tertimbun longsor

dapat segera ditemukan,” ujar Suhirman.
Dalam upaya pencarian itu, regu penyelamat juga mengerahkan lima alat berat milik PT ANA

untuk menggali longsoran tanah, termasuk menurunkan beberapa ekor anjing pelacak.
Sebelumnya, tim SAR berhasil menemukan korban Awi dalam keadaan meninggal dunia

tertimbun longsor pada Kamis (14/10) sekitar pukul 09.30 Wita. Sehari sebelumnya atau pada Rabu (13/10) sore menemukan satu korban longsor bernama

Maman juga dalam keadaan meninggal dunia. Dengan demikian, korban tewas pada musibah itu sudah bejumlah 12 orang dan 18 orang lainnya mengalami luka-luka.
Nama-nama korban tewas itu adalah Martinus, Yaner, Abdul Malik, Evan, Jamris, Imran, Nober,

Taswan, Jamaluddin, Norvin, Maman, dan Awi. Semua korban adalah karyawan PT ANA, investor perkebunan kelapa sawit yang sedang beristirahat setelah bekerja menggali material pembangunan jalan perkebunan pada Selasa sekitar pukul 12.00 Wita.

 

Selain menewaskan 12 orang, satu hilang dan 18 luka-luka, longsoran juga menimbun tujuh buah truk dan sebuah excavator milik perusahaan serta enam barak pekerja perusahaan tersebut. (BP16)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.