PISTOL MILIK ANGGOTA DPRD BANGKEP AKAN DITARIK

0
73

PALU, (31/8) – Kejadian tak lazim yang dilakukan oleh anggota DPRD Bangkep, Ramalan mendapat perhatian serius dari Kapolda Sulteng  Brigjend Muhammad Amin Saleh.

Pistol replica walter PPK/S, milik anggota DPRD Banggai Kepulauan – Sulawesi Tengah, memang sempat membuat heboh otoritas setempat setelah Ramalan menodongkan pistol kepada warga saat terjadinya insiden pengusiran Bupati Bangkep Irianto Malinggong, beberapa waktu lalu.

Menurut Kapolda pistol atau senjata tidak  digunakan  untuk menakut-nakuti warga. Kepolisian katanya memiliki hak penuh untuk mencabut izin kepemilikan.  Termasuk menjerat pemilik dengan peraturan yang mengatur soal kepemilikan senjata api oleh warga sipil.

“Jangankan mencabut izinnya, pemiliknya juga bisa kami tahan, dan dikenakan proses hukum sesuai dengan UU,” geramnya. Kasus ini akan diselidiki dan akan diambil langkah-langkah yang proporsional sehingga masyarakat tidak dibayangi rasa takut oleh oknum yang memegang senjata bersertifikat.

Kapolsek Banggai, Iptu H. Ali Londol juga mengungkapkan, senjata yang digunakan anggota DPRD itu yaitu senjata replica berjenis Walter PPK/S, dengan surat ijin nomor CASG/038/04/VIII/10 dari Cijantung Airsoft Gun Community.

Ramalan menodongkan sepucuk pistol pada warga Banggai, Ida Sulumin (60) dan Yatno Lagona (40). Ramalan mengambil sikap tak lazim itu,  untuk merespons penolakan warga atas kunjungan safari Ramadhan Bupati Bangkep, Irianto Malingong, 25 Agustus lalu. Mereka mengusir bupati untuk meninggalkan Kota Banggai saat itu juga.

Penolakan ini konon adanya dendam masyarakat karena Bupati Irianto Malinggong memindahkan ibukota Kabupaten Kabupaten Bangkep dari Banggai ke  Salakan. (BP026/BP005)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.