Trauma paska gempa, korban masih bertahan di tenda darurat

0
82

PALU – Warga korban gempa di Kecamatan Baras Kabupaten Mamuju Utara Sulawesi Barat hingga jumat kemarin, masih bertahan di tenda-tenda darurat. Mereka masih mengalami trauma berat akibat guncangan gempa tektonik 5,4 skala richter hari rabu lalu. Sementara pemerintah setempat masih terus melakukan inventarisasi kerugian yang ditimbulkan akibat gempa.

Menurut Kepala Bagian Humas Pemkab Mamuju Utara Saydiman Marto, yang dihubungi ke telepon selulernya menyebutkan dari laporan kepala Kecamatan Baras, sudah diperoleh kepastian kerusakan secara keseluruhan yakni 94 rumah rusak yakni rusak total, rusak berat, rusak ringan, empat mesjid rusak, satu gudang pupuk , dua sekolah dan dua kantor desa. serta kaki jembatan majene mengalami pergeseran.

Untuk rumah-rumah yang tidak sampai rubuh , diperkirakan tidak layak lagi dipakai. Karena kondisi bahan bangunannya dikhawatirkan akan ambruk .

Terkait munculnya semburan api yang awalnya hanya empat titik saja, kini sudah bertambah menjadi tujuh titik semburan. Apinya pun semakin tinggi sampai tiga meter. Gubernur tidak jauh dari semburan api agar segera mengungsi. Untuk memastikan semburan api tersebut, pemerintah sulbar juga akan menyurati BP Migas Dan Departemen Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar segera menurunkan tim untuk memastikan soal semburan api tersebut.

Sedangkan untuk bantuan makanan dan obat-obatan, saat ini sudah mencukupi. Ini terjadi lantaran semua skpd dan dinas-dinas Pemkab Mamuju Utara diinstruksikan untuk segera menurunkan bantuan. Sehingga untuk kebutuhan makanan dan obat-obatan tidak mengalami kekurangan.

Untuk membantu proses evakuasi rumah-rumah yang rusak, sejumlah relawan maupun tim taruna siaga bencana sudah diturunkan. Saat ini tim taruna siaga bencana Propinsi Sulawesi Barat dan Pemkab Mamuju Utara sudah bekerja. Selain ada pula relawan dari palang merah indonesia, fkppi , bankom orari , TNI dan Polri.(wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.